Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Site Map

News

icesFlash

Manusia lahir dari satu ibu dan satu ayah, lalu menyebar menjadi berbangsa-bangsa. Hitam, putih, kuning dan coklat dengan berbagai bahasa dan budaya yang dikembangkannya sebagai hasil akal-budi dan perenungan. Kondisi alam membuat mereka berbeda secara fisik, dan isolasi telah menghasilkan berbagai budaya dan bahasa.

Bagaimana dengan masa depan kita, ketika lingkungan virtual di gedung-gedung mulai sama dan komunikasi semakin lancar tanpa batas waktu dan tempat? Tidakkah mungkin akan terjadi pembauran budaya? Banyak teman berpendapat untuk mempertahankan atau melestarikan budaya, tapi saya jadi tersenyum geli, apakah perlu memelihara budaya koteka? Budaya dan bahasa, bahkan terbentuknya bangsa adalah hasil suatu proses panjang yang tak pernah berhenti dan tak kan pernah ada yang mampu menghentikannya. Teknologi informasi dan komunikasi adalah pemicu pembauran budaya dan bahasa. Pergaulan internasional via internet telah memulai proses tersebut. Di satu sisi menjadi dekadensi dan di sisi lainnya menunjukkan kemajuan.

Banyak yang khawatir dan ragu. Tidak sedikit yang bersikap restriktif. Lupakan kita pada perubahan yang telah kita alami selama ini? Adalah wajar bahwa setiap mahluk takut pada sesuatu yang belum diketahuinya, sebagaimana kita pernah takut pada kegelapan yang misterius, tak tahu apa yang dapat terjadi di sana, tapi waktu terus berlalu dan gelap berganti terang, lalu datang lagi kegelapan sebagai siklus. Begitulah budaya mengarah pada siklus baru pada titik ke-"hampir-samaan" budaya yang dipicu oleh kemudahan komunikasi.

Betapa luar biasanya pengaruh komunikasi...

Momen Emas

Setiap perkembangan teknologi mengubah seluruh sisi kehidupan manusia dan ekonominya. Lahirnya mesin uap menghasilkan revoluasi industri, tapi juga mengantarkan para penjajah ke negeri eksotik. Munculnya listrik memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh umat manusia, tapi juga meningkatkan pemanasan global karena lambatnya pengganti batu-bara.

Ketika Personal Computer diluncurkan, betapa banyaknya perusahaan Teknologi Informasi yang lahir dan banyak orang terkaya di dunia mengumpulkan rezeki darinya. Ketika telepon selular meraja lela, tidak ada lagi budaya menunggu atasan. Lalu net-conference dan sebagainya mamangkas kebutuhan waktu dan biaya transportasi. Dunia menjadi bergerak semakin cepat.

Sebentar lagi, kemampuan komputer akan diturunkan pada perangkat "gadget" yang dibawa oleh semua orang. Apa yang akan terjadi? Apapun itu, merupakan peluang emas yang mestinya kita siapkan pemanfaatannya sebagaimana dahulu Bill Gates dan rekan-rekan melakukannya. Satu hal yang pasti harus kita lakukan: Kuasai teknologinya dan siapkan diri kita untuk mengembangkan teknologi dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara cepat.

Dunia terus bergerak cepat, siapa cepat dapat meraih, siapa pintar dapat memanfaatkan, yang kreatif menjadi pemenangnya. icesTechnology adalah kendaraanku untuk mendorong gereasi sesudahku menjadi penguasa teknologi informasi dari Indonesia, agar dunia menjadi lebih seimbang.

Silahkan nikmati tutorial, contoh kode program atau apa saja yang ada di sini. Sebagian besar gratis. Tapi untuk source-code komersial dan pendampingan membangun aplikasi, tentu perlu sesuatu he he he.....

Silahkan kunjungi pula www.mirai.co.id

icesTechnologyIndonesia